Beranda Berita Desa KKN Unram Dorong Kampus Berdampak lewat Perencanaan Partisipatif di Desa Mareje Timur Lombok Barat
ASLINEWS.ID – Program KKN Unram kembali menunjukkan peran strategis perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat.
Untuk pertama kalinya sejak Desa Mareje Timur dimekarkan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Mataram (KKN Unram) ditempatkan di desa yang berada di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat tersebut.
Kehadiran mahasiswa ini menjadi tonggak awal implementasi nyata program Kampus Berdampak melalui pendekatan perencanaan partisipatif bersama masyarakat, Kepala Desa Mareje Timur, Musmuliadi, M.Pd, menyebut kehadiran mahasiswa KKN Unram sebagai momentum penting bagi desanya. Selama 15 tahun berdiri, desa tersebut belum pernah menjadi lokasi KKN Universitas Mataram.
“Limabelas tahun Desa Mareje Timur berdiri setelah dimekarkan dari Desa Mareje, baru pertama kali ini Unram menempatkan mahasiswa KKN, dan tentu saja Pemerintah Desa dan masyarakat menerima aduk-adik mahasiswa ini dengan senang hati,” ungkap Musmuliadi.Ia berharap mahasiswa KKN dapat berkontribusi nyata dalam mempercepat pembangunan desa melalui inovasi berbasis potensi lokal.
“Harapan kami, adik-adik mahasiswa KKN Unram membantu akselerasi pembangunan desa melalui berbagai inovasi yang akan memberikan nilai tambah terhadap potensi Desa Mareje Timur,” lanjutnya.
Menjawab harapan tersebut, sepuluh mahasiswa KKN Unram yang bertugas di Desa Mareje Timur langsung memulai rangkaian kegiatan dengan melakukan pemetaan kondisi desa. Proses ini meliputi identifikasi potensi, persoalan pembangunan, peluang pengembangan, serta kemungkinan kolaborasi lintas pihak.
Ketua Kelompok KKN Unram Desa Mareje Timur, Muhammad Yusriansyah, menjelaskan bahwa fokus utama KKN periode Desember 2025 hingga Februari 2026 adalah mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

Gambar : KKN Unram Pertama di Mareje Timur, Buka Jalan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Warga (istimewa)
“Program kerja utama kami pada KKN pertama ini adalah mengajak masyarakat untuk melakukan perencanaan pembangunan secara partisipatif,” jelas Muhammad Yusriansyah.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unram tersebut menambahkan bahwa hasil perencanaan yang disusun bersama masyarakat akan menjadi pijakan berkelanjutan bagi KKN periode selanjutnya.
Form Komentar